Hilangnya arsip, cerita, dan suara asli musik Papua"
A Generation at the Crossroads
Regenerasi musisi yang terputus antara tradisi dan zaman
Voices Without a Stage
Bakat besar Papua dengan panggung global yang terbatas
Music as Identity, Music as Diplomacy
Musik sebagai penanda jati diri dan bahasa budaya dunia
Our Roots & Inspiration
The Black Brothers
Musik Papua modern bermula dari keberanian untuk bersuara. Di titik awal perjalanan itu berdiri The Black Brothers, pionir yang mengubah musik menjadi identitas dan pesan zaman.
Papua’s Voice to the World adalah sebuah inisiatif acara yang digagas oleh Frans Pigome untuk membuka ruang bagi musik, budaya, dan cerita Papua agar dapat didengar secara luas. Melalui pertemuan lintas generasi, karya musik, dan percakapan budaya, acara ini menghadirkan suara dari Timur Indonesia sebagai identitas yang hidup—berakar pada tradisi, bergerak bersama zaman, dan disuarakan ke panggung nasional hingga global.
“Rio de NARA Music bukan sekadar ruang musik, tapi rumah bagi suara-suara dari Timur. Di sini, budaya Papua dirawat dengan hormat dan dihidupkan kembali lewat karya yang relevan dengan zaman.”
Rizki Rustandi
Pengusaha
“Rio de NARA Music menghadirkan musik sebagai ingatan, identitas, dan keberanian. Program-programnya membuka jalan agar suara dari Timur bisa melangkah lebih jauh, bahkan ke panggung dunia.”
Adrian
“Rio de NARA Music menjaga akar, memberi ruang tumbuh, dan menyuarakan Papua ke dunia.”